Ekosistem dan Kesalingtergantungan Makhluk Hidup #part2

Setelah dijelaskan tentang mcam-macam ekosistem beserta komponen2nya, kali ini akan dibahas tentang :

  1. aliran energi
  2. bentuk kesalingtergantungan makhluk hidup

Langsung saja dibahas :

Aliran Energi

di kelas sudah dijelaskan tentang Hukum Kekekalan Energi secara singkat, masih ingat?

Yak! Hukum yang menyatakan bahwa “Energi tidak dapat dimusnahkan namun dapat diubah ke bentuk eenergi yang lain”. So, masih ingat apa saja bentuk-bentuk energi? Ada energi cahaya, energi kimia, energi gerak (kinetik), energi potensial, energi panas (kalor), energi listrik, dll.

Dalam kehidupan, ada satu sumber energi yang menjadi salahsatu komponen abiotik yang paling penting. Apakah itu? Ia adalah sumber energi cahaya yang berguna untuk fotosintesis bagi tumbuhan dan penghangat tubuh bagi hewan. MATAHARI.

Tak hanya tumbuhan yang membutuhkan matahari untuk fotosintesis, masih ingat dengan 5 kingdom? ayo sebutkan jenis makhluk hidup yang mampu menghasilkan makanan sendiri dari proses fotosintesis! Cluenya adalah kecuali hewan dan jamur, hehe.. langsung ketahuan dong ya.

Yup! beberapa bakteri dan alga (protista dan monera) mampu menghasilkan makanan sendiri via fotosintesis dengan sumber energi matahari. Nah, dalam proses fotosintesis ini ada proses perubahan bentuk energi, dari semula energi cahaya berubah menjadi energi kimia (makanan >> glukosa).

Tentu kamu tau dong, tumbuhan maupun alga yang melakukan fotosintesis dalam rantai makanan termasuk  tingkatan taraf trofik apa? Kalo kamu jawab PRODUSEN dalam waktu < 2 detik, kamu dapet hadiah coklat toblerone *minta sama mama masing2, hehehe

Buat yang belum ngerti, taraf trofik itu artinya tingkatan dalam rantai makanan atau piramida makanan. Kalo di rantai makanan atau piramida makanan dikenal dengan istilah produsen sebagai taraf trofik terendah, herbivora sebagai konsumen 1, karnivora sebagai konsumen 2, dan seterusnya. Sedangkan pengurai ga termasuk dalam taraf trofik karena bisa ada di semua level.

Masih ingatkan pelajaran SD, Produsen ini akan dimakan oleh siapa? Betul! Konsumen 1 lalu konsumen 2 dan seterusnya ~ hingga akhirnya mati dan diurai oleh dekomposer dan detritivor.

Nah, dari taraf trofik produsen hingga konsumen, terjadi perpindahan energi. Energi yang dikonsumsi/dimakan oleh konsumen dari produsen adalah energi kimia yang diubah dari energi cahaya. energi kimia tersebut tersimpan dalam batang, akar, maupun daun, bahkan dalam bentuk nektar atau madu. Begitu pula dari konsumen 1 ke konsumen 2, ada perpindahan energi kimia dari tubuh konsumen 1 untuk diproses menjadi energi baru bagi kehidupan konsumen 2, dan seterusnya.

Hingga konsumen mati, akan ada makhluk hidup yang berperan untuk mengurai bangkainya. makhluk ini disebut dekomposer atau detritivor.

Oia, ada perbedaan antara dekomposer dan detritivor. Detritivor biasanya hanya ‘memotong-motong’ bangkai dari ukuran besar menjadi kecil-kecil, contohnya adalah cacing.

detritivor : organisme yang memakan partikel-partikel organik atau sisa-sisa jaringan organisme lain (detritus)

Sedangkan dekomposer akan mengurai bangkai yang semula berupa zat organik (misal masih protein dan lemak dari bangkai hewan) menjadi zat-zat anorganik (CH4, CO2, amonia, nitrat, dll) yang sering kali kita dengar dengan sebutan pupuk alami. Yang termasuk detritivor umumnya adalah bakteri dan jamur.

dekomposer - organisme yang menguraikan sisa-sisa organisme untuk memperoleh makanan atau bahan organik yang diperlukan menjadi bahan anorganik yang dapat dimanfaatkan kembali oleh produsen

Nah,  rangkaian urutan pemindahan bentuk energi satu ke bentuk energi yang lain dimulai dari sinar matahari lalu ke produsen, ke konsumen primer (herbivora), ke konsumen tingkat tinggi (karnivora), sampai ke pengurai ini yang disebut aliran energi. Atau dapat diartikan perpindahan energi dari satu tingkatan trofik ke tingkatan berikutnya (Pratiwi dkk, 2007).

Pada proses rantai makanan selalu terjadi pengurangan jumlah energi setiap melalui tingkat trofik makan-memakan. Hal ini dikarenakan energi kimia yang diperoleh dari memakan makhluk hidup lain berubah menjadi energi bentuk lain, seperti energi kimia, energi mekanik, energi listrik, dan energi panas (Anshori, 2009).

Gambar diatas mengilustrasikan konversi energi yang biasanya diubah menjadi panas. Padahal sebenarnya, energi dikonversi dalam banyak bentuk, yaitu :

  • digunakan untuk menghasilkan energi tubuh >> untuk tumbuh, beraktifitas, berkembang biak, dll (metabolisme seluler)
  • dikonversi menjadi panas >> hasil dari aktifitas tubuh
  • tidak semua zat organik dikonsumsi oleh konsumen, beberapa diantaranya menua dan membusuk
  • menjadi zat kimia sampah biologis dalam proses metabolisme tubuh

hal tersebut membuat jumlah energi dari produsen yang dikonversi dari energi cahaya menjadi energi kimia akan semakin berkurang seiring bertambahnya tingkatan taraf trofik. Lihat gambar dibawah ini. Hal ini disebut juga ‘energi loss’ meskipun secara teori energi tidak pernah hilang, melainkan diubah bentuknya.


 

Kesalingtergantungan Antar Komponen Biotik Ekosistem

Bentuk kesalingtergantungan antar komponen biotik ekosistem dapat dijelaskan melalui mekanisme yang disebut simbiosis.

Simbiosis mutualisme : jika makhluk hidup yang berinteraksi memiliki hubungan yang saling menguntungkan kedua pihak. Contohnya:

  • Bunga Sepatu dan Lebah
  • Burung Jalak dan Kerbau.
  • Jenis jamur tertentu dan jenis alga tertentu membentuk likenes
  • Bunga dengan kupu-kupu

Selama ribuan tahun, pohon akasia telah menyediakan sumber makanan dan perlindungan bagi koloni semut agresif penggigit di Afrika. Sebaliknya, semut-semut tersebut juga melindungi pohon akasia dari serangan satwa-satwa yang menyukai daun-daun akasia, seperti jerapah dan gajah.

Simbiosis Komensalisme: adalah di mana pihak yang satu mendapat keuntungan tapi pihak lainnya tidak dirugikan dan tidak diuntungkan. Contoh Ikan badut dengan anemon laut, ikan hiu dengan ikan remora, Tumbuhan pakis dengan anggrek dan tumbuhan inangnya.

 

Simbiosis Amensalisme, yaitu saat satu pihak dirugikan dan pihak lainnya tidak diuntungkan maupun dirugikan

Simbiosis Parasitisme : di mana pihak yang satu mendapat keuntungan dan merugikan pihak lainnya. Contoh:

  • Tanaman benalu dengan inangnya
  • Tali putri dengan inangnya
  • cacing perut dan cacing tambang yang hidup di dalam usus manusia
  • bunga raflesia dengan inangnya

Kompetisi dan Predasi, di mana kedua pihak saling berkompetisi dalam memperebutkan makanan. Interaksi ini dapat dilihat dari interaksi antar organisme dalam food web dan food chain.

Gambar diatas adalah gambar Bintang Laut Mahkota Duri (Acanthaster planci) yang merupakan predator bagi terumbu karang. Kehadirannya pernah menjadi masalah di beberapa perairan terumbu karang Indonesia.

Rantai Makanan vs Jaring-jaring Makanan

Gampang banget buat bedain rantai makanan dengan jaring-jaring makanan. Tinggal tau bahasa inggrisnya dan ilustrasinya aja, hehe. Silakan dibuat pengertiannya sendiri yaa😉

Nah, sudah jelas kan interaksi antara komponen biotik dalam ekosistem? Sekarang akan dijelaskan bentuk kesalingtergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik dalam ekosistem.

Kesalingtergantungan antara komponen biotik dan abiotik dapat terjadi melalui siklus materi, seperti:

  • siklus karbon

  • siklus air

  • siklus nitrogen

  • siklus sulfur/belerang

Siklus ini berfungsi untuk mencegah suatu bentuk materi menumpuk pada suatu tempat. Ulah manusia telah membuat suatu sistem yang awalnya siklus menjadi nonsiklus, manusia cenderung mengganggu keseimbangan lingkungan. (Campbell, 2009)

Nah, sampai disini penjelasan tentang Interdependence of Living Things😉. Mari kita berdiskusi tentang pencemaran lingkungan dan pelestarian alam dan hewan-tumbuhan langka😀

Tetap Semangat!

Be Eager, Courage, and Tough!

4 thoughts on “Ekosistem dan Kesalingtergantungan Makhluk Hidup #part2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s