Bahan Kimia Rumah Tangga

Hello Keen and Strive, whoaaa.. aku lama sekali ya ngasi resumenya. Maklum, yang 7 grade lebih butuh karena mereka ada tugas mingguan yang harus dikerjain..

Oke, langsung aja ya.. kali ini bahasan kita tentang Bahan Kimia Rumah Tangga.

Kalian udah ngerti kan apa itu bahan kimia? Bahan kimia adalah segala hal yang ada di muka bumi ini, asalkan dia punya sifat dan wujud. Nah, tapi dia dibagi jadi dua jenis, yaitu bahan kimia alami dan bahan kimia buatan. Bahan kimia alami adalah bahan-bahan yang berasal dari alam dan di dalamnya terkandung senyawa-senyawa kimia, misalnya kunyit (mengandung Curcumin), temulawak (mengandung turmerol dan xanthorrizol), jahe (mengandung Zingiberin), teh (mengandung tein), kopi (mengandung caffein) dan lain-lain.

sedangkan bahan kimia buatan atau sintetik, adalah bahan atau produk yang dihasilkan dari proses reaksi kimia, misalnya pemutih, pewangi, pembersih, dan pestisida.

Bahan Kimia biasanya dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, bisa jadi produk rumah tangga, produk makanan, dan produk industri. Nah, dalam tulisan ini kita bahas yang rumah tangga aja..

Bahan Kimia Rumah Tangga banyak banget, kita bikin 5 kategori utama, yaitu:

Bahan Kimia Pembersih

bahan kimia pembersih adalah bahan kimia dalam rumah tangga yang bermanfaat sebagai pembersih. Bahan kimia yang termasuk dalam kelompok ini yang dapat membantu proses pencucian yaitu melepaskan kotoran dari tempatnya menempel dan menahan agar kotoran yang telah terlepas tetap tercampur dengan air (supaya ga berikatan lagi sama kain atau alat-alat rumah tangga yang sudah dibersihkan).

contoh bahan kimia pembersih adalah Sabun dan Deterjen.

Sabun adalah reaksi antara basa kuat dengan asam lemak nabati, membentuk alkali karboksilat (sabun) dan gliserol. atau bisa ditulis gini..

basa + lemak –> sabun + gliserol

reaksi pembentukannya disebut saponifikasi atau reaksi penyabunan.

Sabun dibagi menjadi dua jenis, yaitu sabun kuat dan sabun lemah. Sabun kuat jika basa yang digunakan untuk pembentukannya adalah basa kuat (soda api/natrium hidroksida). Sedangkan sabun lemah jika basa yang digunakan untuk pembentukannya adalah basa lemah (ada yang bilang dari KOH juga produknya jadi sabun lemah meskipun KOH adalah basa kuat). Disebut sabun kuat karena pH sabun yang dihasilkan 9 – 10,8. Sedangkan sabun lemah memiliki pH 8 – 9,5.

Sabun berfungsi untuk mencuci dan membersihkan kotoran yang ada di permukaan kulit dengan bantuan air. Sabun memiliki gugus hidrofil (suka air) atau lipofob (tidak suka lemak) dan gugus hidrofob (tidak suka air) atau lipofil (suka lemak). Sabun bersifat biodegradable, atau dapat diurai oleh bakteri pengurai, namun tidak bisa dipakai untuk mencuci dalam air sadah, karena sabun akan bereaksi dengan ion Ca2+ dan  Mg2+. Jika sabun berikatan dengan ion-ion tersebut, akan mengakibatkan warna kuning atau pudar pada kain.

Detergen adalah campuran berbagai bahan yang digunakan untuk membantu pembersihan dan terbuat dari bahan-bahan turunan minyak bumi. Dibanding dengan sabun, detergen mempunyai keunggulan antara lain mempunyai daya cuci yang lebih baik serta tidak terpengaruh oleh kesadahan air karena dalam detergen terdapat kandungan surfaktan dan builder.

Surfaktan merupakan zat aktif permukaan yang mempunyai ujung berbeda yaitu hidrofil (suka air) dan hidrofob (suka lemak). Bahan aktif ini berfungsi menurunkan tegangan permukaan air (membasahkan, mengendurkan dan mengangkat kortoran) sehingga dapat melepaskan kotoran yang menempel pada permukaan bahan. Surfaktan yang umum digunakan adalah LAS atau ABS. LAS adalah Linier Alkyl Benzene Sulfonate, sedangkan ABS adalah Alkyl Benzene Sulfonate.

Builder (pembentuk) adalah bahan tambahan pada detergen yang berfungsi meningkatkan efisiensi pencuci dari surfaktan dengan cara menon-aktifkan (mengikat) mineral dan ion-ion (Ca2+ dan  Mg2+) penyebab kesadahan air.  Builder yang umum digunakan dalam detergen di Indonesia adalah EDTA (Ethylene Diamine Tetra Acetate)

Detergen yang baik yang dapat menghasilkan busa yang banyak. Buih pada sabun dan detergen berfungsi mencegah kotoran yang sudah terangkat tidak menempel lagi pada kain. Detergen bersifat hampir mirip dengan sabun, bila ditambahkan ke dalam air sama-sama dapat melepaskan kotoran dari suatu benda, dan bersifat hidrofob (mengikat kotoran) dan hidrofil (menarik air). Molekul detergen harganya lebih murah namun sukar terdegradasi oleh bakteri pengurai (non-biodegradaeble).

Prinsip kerja sabun dan detergen hampir sama, yaitu mengikat kotoran dengan rantai yang bersifat hidrofob dan menarik air oleh rantai yang hidrofil. Tambahan bagi deterjen, detergen dapat menurunkan tegangan permukaan untuk melepaskan kotoran dari permukaan bahan (sehingga detergen lebih kuat daya kerjanya dari sabun), dan mengikat ion-mineral dari air yang dapat mengganggu kerja sabun. Dengan adanya sabun atau deterjen maka air dan lemak/kotoran dapat bercampur, sehingga lemak/kotoran dapat dihilangkan dari tempatnya menempel dan terbuang bersama air.

Selain sabun dan detergen, bahan pembersih yang biasa digunakan adalah Pasta Gigi dan Pembersih Lantai. Pasta gigi dibuat dari campuran lemak, basa KOH, dan tepung sebagai pengisi juga tambahan Fluor sebagai zat aktif untuk memperbaiki mikro-pori (lubang-lubang kecil) pada gigi. Sedangkan pada pembersih lantai ditambahkan desinfektan sebagai pembunuh bakteri.

Bahan Kimia Pemutih

Bahan pemutih adalah bahan kimia yang digunakan untuk memutihkan atau mencerahkan, menghilangkan noda atau kotoran yang membandel pada pakaian dan membunuh bakteri.

Pemutih dibagi menjadi 3, yaitu: pemutih pakaian, pemutih makanan, dan pemutih kulit manusia. Pemutih pakaian berbentuk larutan mengandung natrium hipoklorit (NaClO) 5,25 %, pemutih bentuk bubuk mengandung kalsium hipoklorit ( Ca(ClO)2 ).  Zat aktif pemutih berbahaya jika bereaksi dengan detergen karena menghasilkan gas klorin Cl2 yang beracun.

Zat aktif pemutih kulit adalah Al-stearat (Aluminium stearat), sedangkan pemutih makanan adalah

Bahan Kimia Pewangi

Bahan kimia pewangi adalah bahan kimia yang berfungsi sebagai pengharum ruangan, pengaharum badan, pengharum pakaian. Bahan pewangi diperoleh secara alami/diekstrak dari alam berupa volatile oil (aroma mawar, melat, apel, dll) dan secara buatan/sintetis bahan kimia (indol, etil miristat, alil kaproat, anisaldehida).

Selain melalui proses ekstraksi, ada juga contoh proses pengambilan komponen esensial parfum , yaitu dengan metode enfluorase, yaitu metode  menangkap bahan parfum yang bersifat volatil (gas yang mudah menguap) ke dalam suatu lemak padat. Wujud parfum: cair (aerosol), padat (bedak).

Bahan Kimia Pestisida

Pestisida adalah bahan atau zat kimia yang digunakan untuk membunuh hama, baik berupa tumbuhan, serangga maupun hewan lain di lingkungan
kita. Pestisida dapat digolongkan menjadi :

  1. Insektisida, memberantas serangga.
  2. Herbisida, mencegah atau mematikan gulma/tumbuhan pengganggu.
  3. Nematosida, membunuh cacing.
  4. Fungisida, memberantas jamur/fungi.
  5. Rodentisida, memberantas binatang pengerat seperti tikus.
  6. Bakterisida, membunuh bakteri

Bahan kimia pestisida dapat digolongkan menjadi :

  • golongan organoklor, senyawa organik yang mengandung klorin pada umumnya bersifat racun. Contoh: DDT, aldrin, dieldrin, endosulfan, dikofol, folpet, lindan, dan klordan.
  • Golongan organofosfat, senyawa organik yang mengandung gugus fosfat, bersifat racun, mudah terdegradasi, lebih cepat hilang keaktifannya. Contoh: malation, diazinion, fention, metil paration, dan etil paration.
  • Golongan karbamat, senyawa organik yang mengandung turunan asam ditiokarbomin/ditiokarbamat. Contoh: karbaril, karbotorum, propoksur, dan BPMC.

salah satu bahan kimia dalam insektisida yang berupa DDT (dicloro-diphenyl-trichloroethane) bersifat sulit terurai sehingga tahan lebih lama dan ampuh membasmi serangga dan nyamuk. Namun, limbah DDT dapat mencemari tanah dan air sehingga kini penggunaannya dilarang oleh WHO.

Efek Samping Bahan Kimia Rumah Tangga

Bila bahan kimia rumah tangga digunakan secara berlebihan akan menyebabkan pencemaran lingkungan, baik pencemaran air maupun tanah. Keduanya, baik pencemaran melalui air dan tanah akan berbahaya bagi kesehatan manusia dan dapat membunuh makhluk-makhluk kecil atau mikroorganisme yang ada di tanah dan di air.

Limbah rumah tangga (sisa detergen dan sabun) jika masuk ke badan air dan terkumpul pada waduk atau danau, jika jumlahnya berlebihan akan mengakibatkan fenomena yang disebut eutrofikasi.

sabun, detergen, dan pestisida merupakan bahan kimia yang kaya nitrogen dan fosfat. Dalam badan air, keduanya menjadi unsur nutrisi bagi pertumbuhan mikroalga dan tanaman air seperti eceng gondok. Kayanya nutrisi dalam badan air dapat menyebabkan mikroalga dan eceng gondok yang tumbuh dalam badan air menjadi berlebihan, atau disebut blooming.

Bloomingnya mikroalga dan eceng gondok ini mengakibatkan badan air menjadi keruh sehingga cahaya yang masuk ke badan air menjadi sedikit. Cahaya matahari dibutuhkan oleh mikroalga dan fitoplankton untuk melakukan fotosintesis. Sedikitnya cahaya yang masuk ke badan air mengakibatkan fitoplankton dan mikroalga tidak dapat bertahan hidup. Padahal fitoplankton dan mikroalga adalah produsen dalam rantai makanan ekosistem perairan. So, kalian bisa membayangkan apa yang terjadi pada ekosistem perairan yang mengalami eutrofikasi kan? Belum lagi bangkai mikroalga dan fitoplanktonnya dapat mengakibatkan pendangkalan badan air :(

Selain mengakibatkan eutrofikasi, organofosfat yang masuk ke badan air akan ikut terserap oleh ikan dan akan disimpan dalam tubuh ikan. Jika ikan tersebut dikonsumsi oleh manusia, maka manusia akan ikut terkontaminasi organofosfat yang merupakan bahan dasar pestisida tersebut.

Sewaktu kuliah dulu, aku ngelakuin project pengukuran logam berat dan organofosfat pada tubuh ikan-ikan di waduk Jatiluhur, Saguling, dan Cirata yang merupakan tambak ikan terbesar yang hasil perikanannya digunakan untuk menyuplai kebutuhan pasar Kota Bandung dan Purwakarta. Ternyata ikan-ikan disana udah tercemar logam berat dan organofosfat cukup tinggi. Ini sungguh mengerikan! Akibat pabrik-pabrik membuang limbah ke sungai tanpa penetralan lebih dahulu.. Gimana rakyat Indonesia mau sehat coba?

About these ads

2 thoughts on “Bahan Kimia Rumah Tangga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s