Teori dan Manfaat Asam Basa

Di postingan sebelumnya, kita cerita soal praktikumnya. Nah disini kita cerita tentang teorinya yuk! Sebetulnya apa sih asam basa itu? Apakah itu salahsatu cabang dari basa sunda? oh bukan ya, hehehe Okei, kita bahas langsung satu persatu yaa..

ASAM

Asam adalah suatu zat yang jika dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion hidrogen (H+). Jadi, pembawa sifat asam adalah ion H(ion hidrogen), sehingga rumus kimia asam selalu mengandung atom hidrogen (HA, A adalah atom atau senyawa lain.. misal Cl (klorida) menjadi HCl = Asam Klorida).

Ion hidrogen mempunyai muatan positif (makanya dikasih tanda plus (+) disebelah atas belakang H). Secara umum, Asam memiliki sifat sebagai berikut:

  • Rasa masam jika dilarutkan dalam air (hanya untuk asam lemah)
  • Sentuhan : terasa menyengat bila disentuh dan dapat merusak kulit (terutama jika asam pekat)
  • Bersifat korosif terhadap logam. Dapat menyebabkan karat, dapat pula merusak jaringan kulit/iritasi dan melubangi benda yang terbuat dari kain, kayu atau kertas jika konsentrasinya tinggi (pengalaman pribadi, kalian mau coba? Dio kayanya semangat nih)
  • Hantaran listrik : merupakan cairan elektrolit walaupun tidak selalu ionik (dapat menghantarkan listrik walau tidak selalu berbentuk ion)
  • Derajat keasaman (pH) lebih kecil dari 7
  • Mengubah warna lakmus menjadi berwarna merah

Berdasarkan asalnya, Asam dibedakan menjadi dua kelompok. Yaitu asam organik dan asam mineral.

Asam organik merupakan senyawa asam karbon yang dihasilkan tumbuhan dan hewan secara alami. Kebanyakan asam ini merupakan asam lemah yang tidak berbahaya dan banyak memberi aroma pada buah dan makanan.

Contoh asam organik antara lain minyak dan lemak yang bersenyawa dengan gliserol, asam metanoat (HCO2H) atau asam formiat dalam lebah penyengat dan beberapa semut yang berfungsi untuk membela diri.

Sedangkan asam mineral atau disebut juga asam anorganik adalah asam yang dibuat dari mineral dan nonlogam. Asam inilah yang digunakan untuk membuat plastik, serat, pupuk, pewarna, dan bahan kimia lain.

Asam mineral dalam keadaan pekat biasanya korosif, dapat melukai kulit, dan dapat melarutkan logam dengan cepat, bahkan kaca. Misalnya asam fluorida (HF) dapat melarutkan kaca. Namun, ada juga asam anorganik yang tidak berbahaya, misalnya asam borat (H3BO3) yang merupakan bahan baku utama pembuatan salep mata.

Asam juga dapat dibedakan berdasarkan kekuatannya. Makin kecil nilai pH-nya, maka semakin kuat asam tersebut. Aku ralat penjelasan di kelas yaa.. Asam lemah memiliki pH sekitar 5 – 3, sedangkan asam kuat memiliki pH dari 2 hingga 0.

BASA

Basa adalah suatu zat yang jika dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion hidroksida (OH-). Jadi, pembawa sifat basa adalah ion OH(ion hidroksida), sehingga rumus kimia basa selalu mengandung senyawa OH (X-OH, X adalah atom atau senyawa lain.. misal Na (Natrium) menjadi NaOH = Natrium Hidroksida).

Ion hidroksida mempunyai muatan negatif (makanya dikasih tanda minus (-) disebelah atas belakang OH). Basa adalah lawan dari asam. Secara umum, Basa memiliki sifat sebagai berikut:

  • Rasa pahit jika dilarutkan dalam air (hanya untuk basa lemah)
  • Sentuhan : terasa licin seperti sabun bila disentuh (hanya untuk basa lemah)
  • Bersifat kaustik (dapat merusak jaringan kulit/iritasi)
  • Hantaran listrik : dapat menghantarkan listrik (merupakan larutan elektrolit)
  • Derajat keasaman (pH) lebih besar dari 7
  • Mengubah warna lakmus menjadi berwarna biru
  • Dalam keadaan murni umumnya berupa kristal padat
  • dapat mengemulsi minyak

berdasarkan kekuatannya, basa dibedakan menjadi basa lemah dan basa kuat. Makin kecil besar nilai pH-nya, maka semakin kuat basa tersebut. Aku ralat juga yang ini.. Basa lemah memiliki pH sekitar 9 – 11, sedangkan basa kuat memiliki pH dari 12 hingga 14.

Sampai sini sudah bisa membedakan asam dan basa kan?

~~~

Nah, berikutnya aku mau cerita tentang Asam-Basa dalam kehidupan sehari-hari.. Asam dulu yaa..

Asam dalam Kehidupan Sehari-hari

Asam dalam Makanan Waaaah,, yang ini pasti banyak bangeeeeeet.. Kamu sebutin semua makanan yang rasanya asem deh itu udah pasti jenis asam. Mulai dari nanas, belimbing, mangga, jeruk, anggur, kedondong *duh, jadi ngiler* itu semua contoh asam.

Di dalam buah-buahan banyak mengandung asam sitrat dan asam askorbat, yang kita biasanya sebut itu Vitamin C. Asam sitrat juga ada di Pocari Sweat, makanya waktu kita cek pH.. Pocari Sweat juga asam (pH 4)

Nah, kalo asam cuka dan saus tomat yang biasa buat kamu tambahin pas makan bakso atau mie kocok atau pempek, ini adalah asam asetat.

Kalian pasti suka minuman soda kayak Coca-cola atau Pepsi atau Sprite. Dalam minuman berkarbonasi juga terdapat asam lemah yang dibuat dengan cara melarutkan Karbon Dioksida (CO2) dengan air (H2O) sehingga dihasilkan asam karbonat (H2CO3).

Tau kah kamu, gelembung-gelembung yang dihasilkan soda itu adalah gas CO2 yang ‘terurai’ dari asam karbonatnya.

 

Asam dalam Tubuh

hayo tebak! dimanakah keberadaan asam dalam tubuh kita? Kalo yang bilang ada di lambung, jawaban kamu betul! Yay.. asam lambung adalah HCl (asam klorida) yang sama dengan yang kamu pake buat praktikum kemarin. pH-nya 1-2.. asam kuat! kenapa sih tubuh kita perlu ada asam lambung yang pH-nya kuat?

Inget kan gimana HCl bisa larutin lempeng logam Aluminium sampe habis? Kan serem ya kalo ntar lambung kita jadi bolong..

Normalnya, asam lambung berfungsi untuk membunuh bakteri yang masuk barengan makanan yang kalian makan. Allah itu Mahabaik, tau banget kalo kita ini sering makan sembarangan. Lupa cuci tangan lah.. makan dipinggir jalan banyak debu lah.. apa lah.. pasti banyak bakteri yang masuk ke perut lewat makanan-makanan itu. Nah.. asam lambung (HCl) ini yang akan menetralisir semuanya.. membunuh bakteri yang masuk! Apalagi kalo ketelen seng *amit-amit*.. tapi tenang… asam lambung akan menetralkannya :D

Asam lambung juga bisa menciptakan kondisi yang sesuai buat pencernaan protein. Jadi dalam proses pencernaan protein, enzim yang ngerjain prosesnya ini cuma mau kalo kondisi asam di dalem lambungnya udah pas, baru dia mau kerja mencerna protein.. hmmmm

Ayo kamu cari lagi asam dalam tubuh kita ada dimana lagi??

 

Hujan Asam

Air hujan biasanya bersifat asam dengan pH sekitar 6. Hal ini dikarenakan air hujan bercampur dengan karbon dioksida di udara menghasilkan asam karbonat.

Nah, kalo pH air hujan kurang dari 5,6.. fenomena ini disebut hujan asam.

Hujan asam terjadi karena udara tercemar oleh zat-zat (oksida) yang bersifat asam, terutama oksida belerang (SO2 dan SO3) dan oksida nitrogen (NO2).

Oksida belerang adalah hasil pembakaran bahan bakar fosil terutama batu bara, dan industri pengolahan logam.

sedangkan Oksida nitrogen berasal dari asap kendaraan bermotor dan asap industri.

Hujan asam menimbulkan kerugian karena dapat mengganggu keseimbangan ekosistem, mengurangi kesuburan tanah, merusak bangunan terutama yang terbuat dari logam dan batuan karbonat (pualam), membunuh makhluk hidup di air, dan merusak hutan karena pH tanah yang terlalu asam dapat mengakibatkan tumbuhan mati. pH tanah berkisar antara 4 hingga 8, tetapi kebanyakan antara 6,5 hingga 7,5. Di tanah kapur biasanya lebih bersifat basa, sedangkan di tanah berpasir atau gambut (rawa) dan tanah liat biasanya lebih bersifat asam. Tanah yang subur biasanya ada pada rentang 6,5 hingga 7,5.

 

Asam di Laboratorium

sangat banyak jenis asam yang digunakan di laboratorium, baik laboratorium sekolah, kampus, maupun laboratorium perusahaan dan penelitian. Diantaranya adalah..

Basa dalam Kehidupan Sehari-hari

kalian udah pake NaOH dalam praktikum kan? sebetulnya manfaat NaOH dalam kehidupan sehari-hari sangat banyak. NaOH dikenal dengan istilah soda api. NaOH merupakan bahan baku dalam pembuatan sabun karena ia dapat melarutkan lemak menjadi senyawa sabun. Reaksi pembuatan sabun ini disebut penyabunan atau saponifikasi.

Soda api juga dimanfaatkan untuk mencuci saluran bak cuci dan membuka saluran toilet yang mampat tertutup bahan kertas atau tisu, karena soda api dapat menghancurkan selulosa yang merupakan bahan dasar kertas dan tisu. Soda api juga biasa digunakan untuk membersihkan oven (pemanggang). Soda api di industri juga banyak dipake dalam pembuatan kertas dan rayon sebagai pemutih.

Selanjutnya adalah kalsium hidroksida Ca(OH)2 atau kapur. Kapur biasanya dipake nenek-nenek buat nyirih dan bahan bangunan campuran semen. Ayo kamu coba cari tau, kenapa nenek-nenek suka nyirih?? hehehe. Kapur juga dipake buat menetralkan tanah yang tercemar oleh hujan asam.

Contoh lain adalah amonia (NH3) yang sering digunakan dalam pembersih wajah atau pembersih kaca. Kenapa? karena basa amonia adalah basa lemah. Ingat sifat basa yang dapat melarutkan lemak? Nah.. karena lemak diwajah kita ga banyak2 amat, pakenya basa lemah aja.. ga perlu basa kuat, kecuali kalo muka badak :p

Sekian penjelasan tentang teori asam basa dan beberapa manfaatnya :P

Garam dan Reaksi Netralisasi

Pembahasan soal garam lebih sederhana dan sedikit daripada asam dan basa, kita hanya perlu mengenal sifat dan proses bagaimana garam terbentuk.

Definisi Garam

Garam adalah senyawa netral (tidak bermuatan) yang merupakan gabungan dari dua atom yang satu bermuatan positif (kation) dan yang satu bermuatan negatif (anion) yang saling berikatan melalui ikatan ionik.

Lihat gambar di bawah ini ;)

Garam terbentuk dari reaksi asam dan basa. Dari gambar di atas, kita tau bahwa garam NaCl terbentuk dari ion Na+ (kation) dan ion Cl- (anion). Reaksi pembentukan garam dari asam dan basa ini disebut reaksi netralisasi (walaupun pada kenyataannya tidak semua garam bersifat netral).

Dikelas juga kita udah nyobain bikin garam netral dari HCl (asam kuat) dan NaOH (basa kuat). Sewaktu diukur pHnya, pH HCl adalah 0, sedangkan pH NaOH adalah 14. Setelah dicampur, ternyata pH larutannya jadi NETRAL alias 7. garam netral memang diperoleh dari pencampuran asam kuat dan basa kuat. Kalian juga aman mengecap larutan pencampuran itu secara langsung, karena reaksinya netralisasinya emang sangat cepat. Gimana rasanya?? Sapa yang kemarin berani coba?

Buat membuktikan kalo larutan itu bener2 larutan garam, kalian menguapkan pelarutnya (air) sampai habis, dan ternyata memang dihasilkan kristal garam yang kalian hebatnya berani coba!! Gimana rasanya? Asin? Yup! Tentu aja, karena itu adalah garam dapur. Tapi jangan coba-coba kalo kalian nanti praktikum dengan CuSO4, karena meskipun rasanya manis, CuSO4 ga aman untuk dikonsumsi ;)

Sifat-sifat Garam

Larutan garam dalam air adalah larutan elektrolit, alias akan membebaskan ion-ionnya sehingga mampu menghantarkan listrik. Cairan dalam tubuh kita juga larutan garam loh.. coba kamu lihat juga apa komposisi dari cairan infuge (infus) yang disuntikin ke tangan kalo dirawat di rumah sakit.. itu juga larutan garam.

Garam memiliki titik lebur yang tinggi. Oleh karenanya, ibumu ketika memasak menganjurkan untuk mengakhirkan penambahan garam. Soalnya kalo kamu nambahin garam dari awal, nanti matengnya lama.. (boros gas ntarnya).

Atom yang membentuk garam merupakan senyawa ionik dengan ikatan kuat. Ikatan ionik adalah ikatan senyawa yang paling kuat. Ikatan yang kuat ini lah yang menyebabkan titik lebur garam cukup tinggi.  Dan ternyata baik dalam bentuk leburan maupun larutan, garam dapat menghantarkan listrik.

Sifat larutan garam dapat berupa asam, basa, atau netral. Sifat ini tergantung dari jenis asam/basa kuat pembentuknya. Kalo campurannya adalah..

  1. asam kuat + basa kuat     –> garam netral
  2. asam kuat + basa lemah –> garam asam
  3. asam lemah + basa kuat –> garam basa

Cara Memperoleh Garam

Selain dengan cara pencampuran asam-basa, garam juga dapat diperoleh dari :

  • Basa + oksida asam                –> garam + air
  • Asam + oksida basa               –> garam + air
  • Oksida asam + oksida basa –> garam
  • Logam + asam                         –> garam + H2
Reaksi Netralisasi Dalam Kehidupan Sehari-hari

Kamu pasti sering denger iklan obat maag yang katanya menetralkan asam lambung bukan? Yup! Ini adalah salahsatu aplikasi dari ilmu asam-basa-garam. Orang yang sakit maag memproduksi asam lambung (HCl) berlebih. Obat maag yang mengandung basa Mg(OH)2 akan menetralkan asam lambung (HCl) sehingga terbentuk garam MgCl2 yang bersifat netral.

Saat terjadi hujan asam, tanah yang netral menjadi asam dan akan membahayakan tumbuhan. Tumbuhan akan segera mati karenanya. Untuk menetralkan kembali tanah yang tercemar hujan asam H2SOpetani menebarkan kapur Ca(OH)ke tanah sehingga pH tanah kembali netral dengan membentuk CaSO4.

Oya, kamu pernah digigit semut atau lebah? Selama menyengat atau menggigit, semut dan lebah mengeluarkan asam format sebagai mekanisme pembelaan diri. Kalo kamu mau cepet sembuh, oleskan baking soda ke bekas gigitan atau sengatannya. Kenapa? Asam format dapat dinetralkan oleh baking soda yang bersifat basa ;)

Pabrik-pabrik menghasilkan limbah asam yang tidak sedikit. Sebelum mereka membuang limbahnya ke sungai, mereka wajib mengolah limbah tersebut dengan menetralkannya dengan berbagai basa.

Apakah kamu tau, pasta gigi bersifat basa? Pasta gigi dibuat dari KOH yang bersifat basa. Mulut kita menghasilkan senyawa asam yang jika tidak dinetralkan akan merusak gigi dan gusi. Maka, pasta gigi sangat baik untuk melindungi dan menjaga kesehatan mulut dan gigi kita.

Contoh Garam dan Manfaatnya

resume eksperimen asam dan basa

Hei Guys, sudahkah kalian membuat resume dan soal-jawab tentang asam dan basa? hehehe, di blog pun masih sempet ngingetin tugas harian. Oke, disini aku akan membantu kalian untuk merangkum pelajaran asam-basa dari eksperimen sederhana di kelas 2 minggu lalu yaa.. Saat di kelas, kita udah melakukan eksperimen asam-basa yang bertujuan untuk :

  • mengetahui sifat asam dan basa serta garam suatu benda dan bahan makanan
  • mengetahui manfaat asam dan basa serta garam dalam kehidupan sehari-hari

Teorinya aku buat di postingan yang terpisah yaa..

Nah, eksperimen kita ini akan membuktikan beberapa sifat dari teori asam basa, dan juga mencari tau apa sifat asam basa dari tumbuhan yang kita gunakan serta tumbuhan apa saja yang bisa kita jadikan indikator asam basa alami.

Langsung saja yuk!

Alat dan Bahan yang digunakan adalah :

  • Tabung reaksi
  • Cawan
  • Mortar
  • Rak tabung
  • Pipet tetes
  • Gelas beaker
  • Gunting
  • Kertas lakmus universal
  • pH indikator universal
  • Jus kol ungu
  • Kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis)
  • kembang kuning (Alamanda cathartica)
  • daun sikat botol (Calistemon speciosus)
  • daun ungu / handeuleum (Graphtophylum pictum)
  • lempeng logam Aluminium
  • butiran Fosfat
  • HCl pekat
  • NaOH 1 M
  • Alkohol 70%

Tambahan Courage :

  • Chitato
  • Donat pow
  • toya toya
  • pocari sweat

Tambahan Tough :

  • air jeruk
  • air apel
  • air cherry
  • obat maag
  
tabung reaksi
cawan
rak tabung
mortar
pipet tetes
glass beaker
lakmus universal
pH indikator universal
gunting
kol ungu
kembang sepatu
bunga alamanda
daun sikat botol
daun ungu
plat aluminium
butiran fosfat
HCl dan NaOH
alkohol

Cara Kerja

persiapan (pembuatan ekstrak tumbuhan)
uji pH tumbuhan dan indikator bahan alam
uji korosifitas asam kuat
uji pH pada makanan

Hasil Pengamatan

hasil pengamatan umum

Pembahasan

Dari eksperimen diatas kita telah membuktikan beberapa sifat asam dan basa yang dibahas dalam teori.

Sifat-sifat asam

ketika kita mencicipi rasa daun clover (Oxalis sp.) yang kalian peroleh dari taman sebelah 9 Noble, daun tersebut memiliki rasa sedikit masam. Hal ini membuktikan bahwa daun clover mengandung senyawa asam, yaitu asam oksalat.

Asam oksalat adalah salahsatu contoh asam lemah sehingga masih aman untuk dimakan. Asam Oksalat juga terdapat pada buah belimbing dan daun Begonia (berani coba?). Tumbuhan ini biasa digunakan oleh pendaki sebagai makanan survival jika kehabisan bahan makanan atau minuman.

Selain mencoba rasa asam lemah, kalian juga telah melakukan percobaan korosifitas asam kuat (HCl) terhadap lempeng logam aluminium dan butir nonlogam fosfat. Dari hasil pengamatan diketahui bahwa lempeng logam aluminium berekasi sangat cepat dengan asam kuat HCl.

Kalian melihat adanya gelembung-gelembung gas pada larutan HCl dan lama-kelamaan aluminium tersebut meletup-letup sambil mengeluarkan asap! Dinding tabung reaksi pun menjadi panas. Sampai akhirnya kalian tidak dapat melihat keberadaan lempeng logam aluminium tersebut karena larut/habis.

Tapi saat kalian memasukkan nonlogam fosfat kedalam larutan HCl, reaksi terjadi sangat lambat dan muncul sedikit gelembung-gelembung gas.

Hal ini memberikan kita bukti bahwa asam kuat memang sangat reaktif dan korosif terhadap logam.

kita juga mencoba mengukur nilai pH beberapa bahan makanan yang kita tau memiliki rasa asam, misalnya jeruk, apel, dan cherry. ternyata setelah kita mengukurnya menggunakan indikator pH universal, pH bahan makanan tersebut adalah 5. Teori kita terbukti benar kembali! pH asam memang kurang dari 7 kan?!

apa yang terjadi pada kertas lakmus ketika kita mencelupkan kertas lakmus ke dalam larutan HCl pekat? wow! kertas lakmus kita yang semula berwarna oranye berubah menjadi MERAH!

Nah, kita sudah membuktikan 4 sifat asam, yaitu:

  1. asam lemah memiliki rasa masam
  2. asam kuat korosif terhadap logam
  3. pH asam kurang dari 7 (pH < 7)
  4. asam dapat membuat kertas lakmus menjadi berwarna merah

Sekarang kita akan membahas hasil pengamatan kita terhadap basa.

Sifat-sifat basa

siapa diantara kalian yang mencoba menyentuh larutan basa yang kemarin kita gunakan? bagaimana rasanya? LICIN bukan? Ya! basa lemah memiliki tekstur licin seperti sabun. Sekaligus kita membuktikan sifat basa yang katanya dapat melarutkan lemak. Yuk 2 pekan ke depan kita akan mencoba membuat sabun sebagai aplikasi materi ini.. be prepare ;)

Di Courage dan Eager kita ga punya bahan yang basa ya.. di Tough kita pake obat maag buat nguji pH basa. Tebak hayo berapa? Yeeee.. udah ada di tabel diatas.. pH obat maag adalah 8. terbukti kan pH basa memang lebih dari 7 :p

Mengapa obat maag bersifat basa? karena ketika kita sakit maag, perut kita memproduksi terlalu banyak asam lambung (HCl) sehingga perlu diturunkan kadar asamnya menggunakan basa yang bersifat menetralkan asam. Jika perut kita terlalu asam, bisa-bisa dinding lambung kita terkikis bahkan berlubang (pernah ada teman yang sakit maag kronik dan ternyata lambungnya udah bolong, hiiiyyyy.. ayo makan tepat waktu!)

Nah, ketika obat maag ini diuji dengan kertas lakmus, kertas lakmus menjadi berwarna hijau kebiruan (basa lemah). Semakin kuat sifat basanya, maka warna lakmus akan menjadi BIRU.

Nah, itu adalah pembahasan tentang sifat-sifat basa yang telah kita buktikan, yaitu :

  1. basa lemah terasa licin jika disentuh
  2. basa dapat mengubah kertas lakmus menjadi biru
  3. pH basa lebih dari 7 (pH > 7)

Nah, kalian penasaran ga tumbuhan yang umum kita dijumpai disekolah ini bersifat asam atau basa? Bagaimana kalian bisa mengukur keasaman atau kebasaan suatu zat kalo kalian ga punya kertas lakmus? Nah ternyata tumbuhan di sekitar kita bisa menjadi pengganti lakmus loh!

Sini aku ceritain..

Kita memanfaatkan sifat asam basa yang bisa berubah warna lakmus. Ingat! Asam akan mengubah warna lakmus menjadi biru, sedangkan basa mengubah warna lakmus menjadi merah. Prinsip ini dapat kita manfaatkan dengan mengamati perubahan warna dari beberapa larutan ekstrak tumbuhan yang kita buat. Yuk kita lihat satu-satu!

Kol Ungu, ekstrak kol ungu bersifat NETRAL. Sebelum ditambah asam maupun basa berwarna ungu pekat. Ketika ditambah asam, ternyata berubah warna menjadi merah, dan ketika ditambah basa menjadi coklat.

Ternyata jika berbeda sifat keasaman, warna ekstrak akan berubah. Netral ditambah asam –> berubah warna. Netral ditambah basa –> juga berubah warna.

begitu pula yang terjadi pada ekstrak bunga sepatu.

bunga Alamanda, daun sikat botol, dan daun ungu sama-sama bersifat ASAM dengan nilai pH hampir sama. Setelah ditambah asam, warna ekstrak masing-masing yang semula kuning muda, hijau muda, dan merah ternyata TIDAK BERUBAH. Namun, ketika ditambah basa, semua ekstrak berubah warna menjadi coklat atau kecoklatan.

Hal ini membuktikan bahwa jika suatu zat bertemu dengan zat lain yang memiliki pH berlawanan, maka ia akan berubah warna. Seperti kertas lakmus biru (lakmus basa) yang juga akan berubah warna menjadi merah jika dicelupkan dalam larutan asam, namun tidak berubah jika yang dicelupkan pada larutan basa.

Maka, jika kita anggap basa adalah lakmus biru, dan asam adalah lakmus merah, maka bunga Alamanda, daun sikat botol, dan daun ungu dapat menjadi indikator alami untuk sifat basa (karena berubah warna pada basa).

Sedangkan untuk kol ungu dan bunga sepatu yang berubah warna ketika dicampur asam maupun basa, maka bunga sepatu dan kol ungu dapat digunakan sebagai indikator alami yang bersifat universal (berlaku untuk asam maupun basa) seperti lakmus yang kita gunakan kemarin.

Nah, jadi kalo kalian nemu satu cairan misalnya, entah apa.. kalian ga berani cicipin rasanya, ga berani nyentuh juga, tinggal ambil daun ungu dan diulek dikit sampai dapat airnya, tetesin aja air daun ungunya ke cairan itu (atau sebaliknya), kalo terjadi perubahan warna berarti cairannya basa. makin tua warnanya, makin kuat basanya. kalo ga berubah warna berarti asam.

Atau bisa juga pake kol ungu atau bunga sepatu, sama diulek juga, nanti kalo dia berubah warna jadi merah artinya cairan itu asam. makin merah warnanya berarti makin kuat asamnya. Tapi kalo berubah jadi hijau sampe coklat berarti dia basa, makin coklat artinya makin kuat basanya.

Ilustrasinya gini :

perubahan warna larutan ekstrak kol ungu di berbagai pH berbeda

Nah.. sampai sini udah ngerti kan soal asam basa? Kalo ga ngerti tanya aja yaa^^

So, kesimpulan dari kegiatan kelas kita 2 minggu lalu tentang asam basa adalah bahwa asam maupun basa memiliki kekhasan sifat masing-masing yang udah disebut diatas  dan kita uji dalam eksperimen sederhana.

Beberapa manfaat asam juga udah kita tau, hmm.. mau ditambah? boleh.. ini dia :D

Huaaaaaahhhhhhh.. selesaaaaaaaaaaaaaaai! XD Pegel-pegel ini punggung, hayo sapa yang mau volunteer pinjetin bu guru tercinta, ahahaha.. semangat berlajar semua ;)

Ion dan Molekul

ION

Ion adalah atom yang bermuatan listrik karena kehilangan atau bertambahnya elektron dari luar. jumlah Ion yang dilepas dan ditambah tergantung dari jumlahnya pada kulit atom dalam konfigurasi elektron.

Apa itu konfigurasi elektron??

adalah susunan elektron dalam kulit atom. Ada dua cara untuk konfigurasi elektron.

    1. Menggunakan kulit atom (1, 2, 3, 4, dst).
    2. Yang kedua menggunakan sub-kulit atau teknik “spdf” (nanti dipelajari di SMA

Konfigurasi Elektron Berdasarkan Kulit Atom

Peraturan yang harus ditaati untuk menempatkan elektron adalah sebagai berikut:

    1. Jumlah maksimal elektron pada suatu kulit harus memenuhi rumus 2n2. Dengan n adalah nomor kulit.
    2. Jumlah maksimal elektron pada kulit terluar tidak memperhatikan 2n2, tetapi jumlahnya maksimal 8. Jumlah maksimal ini disebut juga elektron valensi.

Dalam hal ini, elektron valensi digunakan untuk mengetahui golongan, khusus untuk golongan utama (… A), tidak untuk menentukan golongan transisi, atau golongan transisi dalam.

Cara mengetahui bilangan Ion

Cara menghitung bilangan Ion dari suatu unsur Golongan A adalah dengan melihat jumlah elektron yang ditambah maupun dikurang dari kulit terakhir unsur tersebut.

Untuk unsur logam (Golongan IA IIA dan IIIA.. kalo kata zhafran, unsur yang kata terakhirnya -um Kali-um, Kalsi-um, dll), elektron di kulit terakhir dihilangkan.

Untuk unsur nonlogam (Golongan VA VIA VIIA), elektron di kulit terakhir ditambahkan hingga berjumlah 8.

Atau lebih mudahnya, jika digambar dalam kotak valensi (yang empat kotak itu), kalo elektron sisanya kurang dari 4, dihilangkan semua. Kalo lebih dari 4 ditambah jadi 8 semua.

C0ntoh 1, 11 Na (Natrium dengan nomor atom 11). maka konfigurasinya adalah 2, 8, 1 dengan elektron valensi terakhir di kulit ke-3 adalah 1 elektron.

1      

Natrium adalah golongan logam, maka 1 elektron tersebut dihilangkan saja sehingga jumlah akhir elektron adalah 10 (11 – 1). Sedangkan jumlah proton adalah 11 (sesuai dengan nomor atom). Maka bilangan ion akan menjadi : muatan proton + muatan elektron. +11 + (-10) = + 1

Artinya Na kelebihan 1 muatan positif >> sehingga dilambangkan Na+

Ion yang bermuatan positif seperti ini disebut KATION.

Contoh 2, 17 Cl (Chlor dengan nomor atom 17). maka konfigurasinya adalah 2, 8, 7 dengan elektron valensi terakhir di kulit ke-3 berjumlah 7.

II  II  II  I

Cl adalah golongan non logam, maka dapat ditambahkan 1 elektron sehingga semua kotak terisi penuh. Maka jumlah akhir elektron adalah 17 + 1 elektron tambahan = 18 elektron. Karena jumlah proton = nomor atom = 17, maka bilangan ion akan menjadi : muatan proton + muatan elektron. +17 + (-18) = – 1.

Artinya Cl kelebihan 1 muatan negatif >> sehingga dapat dituliskan Cl-

ion yang bermuatan negatif seperti ini disebut ANION.

CARA CEPAT :

Jika dalam penulisan konfigurasi angka terakhir kurang dari 4 (3 2 1), langsung dihapus saja. Jumlah elektron yang dihapus adalah angka ionnya, muatannya PASTI POSITIF.

Misal, Natrium nomor atom 11 >> 2, 8, 1 >> 1 lebih kecil dari 4 >> (dibuang = POSITIF) >> Na+

Atau, Calsium nomor atom 20 >> 2, 8, 8, 2 >> 2 lebih kecil dari 4 >> (dibuang = POSITIF) >> Ca2+

Sebaliknya, Jika dalam penulisan konfigurasi angka terakhir lebih dari 4 (5 6 7), langsung ditambah sampai menjadi 8. Jumlah elektron yang ditambahkan adalah angka ionnya, muatannya PASTI NEGATIF.

Misal, Oksigen nomor atom 8 >> 2, 6 >> 6 lebih dari 4 >> ditambah 2 supaya jadi 8 >> (ditambah = NEGATIF) >> O2-

Atau Flourin nomor atom 9 >> 2, 7 >> 7 lebih dari 4 >> ditambah 1 supaya jadi 8 >> (ditambah = NEGATIF) >> F-

CARA CEPAT MENGGUNAKAN TABEL PERIODIK

Golongan IA >> ion 1+ (Herlina Kawin Rubi Cs Frustasi = H Li Na K Rb Cs Fr) >> H+   Li+   Na+   K+   Rb+   Cs+   Fr+

Golongan IIA >> ion 2+ (Beli Mangga Campur Sirup Bawa Rambutan = Be Mg Ca Sr Ba Ra) >> Be2+    Mg2+    Ca2+    Sr2+    Ba2+   Ra2+

Golongan IIIA >> ion 3+ (Bang Ali Ganteng InTelek = B Al Ga In Tl) >> B3+   Al3+    Ga3+    In3+    Tl3+

Golongan IVA >> ion 4- atau 4+ tergantung dari ion pasangannya saat berikatan (Cowok Si Gendut Seneng Pembantu = C Si Ge Sn Pb)

Golongan VA >> ion 3- (Napas SiBabi = N P As Sb Bi) >> N3-    P3-    As3-    Sb3-    Bi3-

Golongan VIA >> ion 2- (Orang Seni Seneng Tempel Poster = O  S  Se  Te  Po) >> O2-     S2-     Se2-     Te2-     Po2-

Golongan VIIA >> ion 1- (Film Charles Bronson Idaman Ati = F   Cl   Br   I    At) >> F-   Cl-   Br-   I-    At-

Golongan VIIIA >> disebut gas mulia, tidak punya bentuk ion (Heboh Negara Argentina Karena Xenat Runtuh = He  Ne  Ar  Kr  Xe  Rn)

Baca Golongan dari atas kebawah.. 

Molekul

Molekul dibedakan menjadi dua jenis,

>> Molekul yang tersusun atas unsur atom yang sama >> Molekul Unsur, contoh O2, N2, S8, Cl2

>> Molekul yang tersusun atas unsur atom yang berbeda >> Molekul Senyawa, contoh NO2    CO2    H2O

kependudukan dan masalah lingkungan #part2

Dampak Kepadatan Penduduk terhadap Lingkungan

Secara umum, kepadatan penduduk yang tidak terkontrol ditambah dengan kualitas masyarakat yang belum cerdas dapat menimbulkan beberapa permasalahan terutama permasalahan kehidupan berkelanjutan terutama pencemaran lingkungan : pencemaran air, tanah, udara, suara, dan cahaya.

Bentuk pencemaran air yang paling umum adalah tercemarnya badan air oleh limbah pabrik (yang seringkali mengandung logam berat) dan sampah organik maupun anorganik. Pencemaran badan air oleh sampah organik seringkali disebut eutrofikasi yaitu pencemaran badan air yang disebabkan perairan mengandung terlalu banyak nutrisi sehingga terjadi ledakan populasi alga atau tumbuhan yang hidup di permukaan air. Ledakan populasi ini akan menyebabkan terhalangnya sinar matahari masuk kedalam air, sehingga fitoplankton tidak dapat melakukan fotosintesis. fitoplankton dalam perairan adalah produsen, bayangkan apa yang terjadi jika fitoplankton tidak hidup!

Polutan udara yang paling banyak adalah CO2 yang mengakibatkan global warming, SOx dan NOx yang menyebabkan hujan asam, dan partikulat yang mengakibatkan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Polutan tanah hampir serupa dengan pencemar air, yaitu pupuk, pestisida, sampah dan limbah logam berat. Beberapa tumbuhan dapat dimanfaatkan sebagai bioakumulator (penyerap) logam berat, misalnya kangkung, mangrove, eceng gondok, selada, dll untuk mengurangi pencemaran logam berat pada tanah. upaya ini disebut fitoremediasi.

Beberapa tanaman pangan mampu mengakumulasi logam berat, sedangkan logam berat tersebut tersimpan dalam jaringan tumbuhan sehingga kita harus berhati-hati dalam memilih tanaman untuk dikonsumsi karena dikhawatirkan logam berat tersebut ikut termakan oleh kita. Begitu pula dengan ikan yang dibudidaya dalam waduk yang tercemar logam berat.

Polutan suara adalah suara bising dari kendaraan, pabrik, atau sumber suara yang kekuatannya lebih dari 50 desibel.

Sedangkan polusi yang terakhir (polusi cahaya) jarang diketahui masyarakat. bentuk polusi ini adalah terlalu terangnya langit malam yang disebabkan oleh hamburan lampu rumah penduduk yang berada didekat lokasi peneropongan luar angkasa (Boscha) sehingga menyulitkan peneliti dalam mengamati benda-benda angkasa.

Padatnya penduduk juga berpengaruh pada ketersediaan lahan, pangan, air bersih, dan udara bersih. Pengaruh ini muncul disebabkan masyarakat dunia yang belum menyadari arti penting “pemenuhan kebutuhan yang berkelanjutan”. Jika saja masyarakat dunia telah sadar untuk tidak menebang pohon sembarangan dalam rangka membuat tempat tinggal baru dan memenuhi kebutuhan kertas, maka ketersediaan air dan udara bersih tidak lagi menjadi masalah.

Setidaknya dimulai dari diri sendiri untuk mengurangi penggunaan kertas dengan cara memanfaatkan kertas reuse, mendaur ulang kertas, dan tidak terlalu boros menggunakan tissue jika masih bisa menggunakan saputangan.

sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan pangan, agama kita (Islam) telah mengajarkan kita untuk berzakat. Yang harus diingat adalah bahwa dalam setiap piring makanan kita ada hak orang-orang miskin dan yatim piatu yang harus ditunaikan. Ini adalah cara sederhana yang dapat kita lakukan untuk mengurangi masalah sosial selain dengan upaya-upaya besar yang dilakukan oleh pemerintah.

Buat ide lebih menarik dan out of the box hal sederhana apa yang dapat kita lakukan untuk mengurangi masalah sosial yang disebabkan oleh permasalahan kependudukan!

 

kependudukan dan masalah lingkungan #part1

Setiap tahun, penduduk dunia semakin bertambah sementara lahan yang kita tempati tidak bertambah luas, sehingga kepadatan populasi terus meningkat. Hal ini akan berpengaruh pada daya dukung lingkungan. Daya Dukung Lingkungan adalah kemampuan lingkungan untuk mendukung kehidupan makhluk hidup. 

Secara teori (terutama teori ekonomi Robert Maltus) daya dukung lingkungan yang terbatas menyebabkan terjadinya kelangkaan sumber daya alam, terjadinya pencemaran, dan timbul persaingan untuk mendapatkan sumber daya alam.

Populasi manusia terus meningkat yang disebabkan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan, pemenuhan dan peningkatan gizi serta penanggulangan berbagai penyakit yang semakin baik.

Saat ini, di Indonesia pertumbuhan penduduk yang tinggi tidak diikuti pertumbuhan ekonomi yang seimbang ditatar ekonomi mikro, sehingga pola persebaran pendidikan dan ilmu pengetahuan hanya dalam tatar ekonomi menengah keatas yang menimbulkan kesenjangan yang semakin lebar.

Oleh karena itu diperlukan upaya untuk mengatasi permasalahan yang timbul agar dapat ditekan serendah mungkin.

Dinamika Penduduk

Jumlah penduduk di suatu daerah dari waktu ke waktu senantiasa berubah. Perubahan jumlah penduduk di suatu daerah dari waktu ke waktu disebut dengan dinamika penduduk. Dinamika penduduk sering menunjukkan kecenderungan bertambah yang disebut pertumbuhan penduduk.

Dalam objek kependudukan, dikenal istilah demografi. Demografi adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu tentang aspek kependudukan. Penduduk  adalah seseorang/sekelompok orang yang tinggal dan menepati suatu wilayah tertentu pada waktu tertentu.

Dinamika penduduk dipengaruhi oleh berbagai hal antara lain kelahiran, kematian, dan perpindahan penduduk.

Natalitas atau angka kelahiran adalah bilangan yang menunjukan jumlah kelahiran hidup setiap 1000 penduduk per tahun.

Natalitas dapat dihitung dengan :

Kriteria angka kelahiran:

  • Angka kelahiran tinggi, bila lebih dari 30 orang per 1000 kelahiran
  • Angka kelahiran sedang, bila berkisar 20 – 30
  • Angka kelahiran rendah, bila kurang dari 20

Tinggi-rendahnya kelahiran, tergantung:

  1. Struktur Umur
  2. Banyaknya perkawinan
  3. Penggunaan alat kontrasepsi
  4. Pengguguran
  5. Tingkat Pendidikan
  6. Status pekerjaan wanita (strata ekonomi)

Mortalitas atau angka kematian adalah bilangan yang menunjukan jumlah angka kematian dari tiap 1000 penduduk pertahun.

Mortalitas dapat dihitung dengan :

Kriteria angka kematian:

  • Angka kematian tinggi, bila lebih dari 18 orang per 1000 kelahiran
  • Angka kematian sedang, bila berkisar 14 – 18
  • Angka kematian rendah, bila kurang dari 14

Tinggi-rendahnya kematian, tergantung:

  1. Struktur Umur
  2. Jenis kelamin
  3. Jenis pekerjaan
  4. Status sosial ekonomi
  5. Keadaan lingkunga

Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu daerah atau negara ke daerah atau negara lain.

Perpindahan ada dua, yaitu:

  • Perpindahan keluar (emigrasi)
  • Perpindahan kedalam (imigrasi)

Angka migrasi masuk adalah angka yang menunjukan banyaknya imigran yang masuk per 1000 penduduk daerah tujuan dalam 1 tahun.

Sebab-sebab terjadinya urbanisasi:

  1. Ketersediaan lapangan pekerjaan
  2. Tingginya upah/penghasilan
  3. Daya tarik kota

Jenis migrasi:

  • Transmigrasi (perpindahan dari satu daerah (pulau) untuk menetap ke daerah lain di dalam wilayah Republik Indonesia).
  • Urbanisasi (perpindahan penduduk dari desa ke kota besar)
  • Emigrasi (perpindahan penduduk dari dalam negeri kemudian menetap di luar negeri).
  • Imigrasi (kebalikan dari emigrasi)
  • Reemigrasi (Kembali ke tempat asal)

Pada dasarnya, faktor yang membuat penduduk melakukan perpindahan adalah kebutuhan penduduk untuk bertahan hidup, yaitu factor keamanan dan faktor ketersediaan penunjang kehidupan (makanan, sarana prasarana, lapangan pekerjaan).

a.   Penyebab ledakan jumlah penduduk :

  • angka kelahiran tinggi
  • angka kematian rendah
  • ekonomi yang teratur dan meningkat
  • membaiknya kesehatan masyarakat
  • tingkat pendidikan penduduk yang masih rendah

b.   Dampak dari ledakan penduduk :

  1. Sosial Ekonomi : Urbanisasi penduduk tidak merata, kemiskinan dan  kriminalitas meningkat.
  2. Bidang Pendidikan : Tingkat pendidikan menurun dan biaya pendidikan meningkat
  3. Bidang Kesehatan : Akibat kualitas lingkungan menurun, penyakit merajalela, sehingga kualitas kesehatan masyarakat menurun.
  4. Lingkungan Hidup : Kerusakan hutan akibat ladang berpindah, kekurangan air, kekurangan oksigen, keterbatasan lahan,  penebangan pohon secara liar, berkurangnya lahan pertanian karena digunakan untuk perumahan dan industry, banyak limbah industri, rumah tangga, dan asap kendaraan bermotor yang menyebabkan polusi air, tanah, dan udara.

c.   Usaha Pemerintah untuk mengatasi ledakan penduduk:

  1. Pendidikan (program pendidikan 9 tahun, menghapuskan buta huruf dll)
  2. Menurunkan laju pertumbuhan penduduk dengan menyelenggarakan progam KB dan menunda usia perkawinan
  3. Mengimbangi laju pertambahan penduduk dengan meningkatkan produksi pangan, melalui  program:
  • intensifikasi (peningkatan produksi pertanian melalui perbaikan cara bercocok tanam,  hal ini dilakukan dilahan sempit/terbatas)
  • ektensifikasi  (peningkatan produksi pertanian melalui perluasan lahan)
  • diversifikasi (penganekaragaman jenis makanan)
  • mencari sumber makanan baru

Pertumbuhan Penduduk

pertumbuhan penduduk gampangnya bisa dilihat dengan gambar berikut :

atau dapat dirumuskan dengan :

Ilustrasi pertumbuhan penduduk dunia hingga tahun 2000.